سازمان معلمان ایران
سازمان معلمان ایران
  • صفحه اصلی
  • اخبار
    • اخبار استانها
  • سازمان
    • واحدهای ده گانه
      • واحد مالی پشتیبانی
      • واحد آموزش
      • واحد اجتماعی
      • واحد پژوهش ونوآوری
      • واحد توسعه و تشکیلات
      • واحد جوانان و دانشجویی
      • واحد حقوقی
      • واحد رسانه وارتباطات
      • واحد طرح وبرنامه
      • واحد سیاسی
    • اساسنامه و مرام‌نامه
    • جلسات شورای مرکزی
    • اطلاعیه‌های سازمان
    • بیانیه‌ها
    • معرفی اعضای ارکان سازمان
    • فرم عضویت در سازمان
  • گفتگو
  • گزارش
  • یادداشت
  • دیدگاه
  • تشکل ها
  • گالری
    • گالری تصاویر
    • گالری فیلم
  • انتخاب سردبیر
  • باشگاه معلمان
  • پیشخوان روزنامه ها
دسته‌بندی نشده

“Salmon Creek Arts: Seni dan Pertanian Engkau dalam Irama Alam — Komunitas Inspiratif di Tengah Hutan Redwood”

by codati6641 سپتامبر 1, 2025

Pada pesisir Mendocino Coast, California, sebuah hutan redwood tua menyimpan kisah unik: Salmon Creek Arts, sebuah organisasi nirlaba yang menyulap bekas komune alternatif tahun 1970-an menjadi pusat seni yang hidup, lestari, dan penuh makna

Didirikan kembali oleh Fritz Haeg pada November 2014, lokasi ini lahir dari akar sejarah—sebuah komune counterculture yang dihidupkan kembali dalam bentuk baru sebagai ‘commune‑farm‑homestead‑school hybrid’. Pada tahun 2023, dengan semangat berkembang dan menatap masa depan, Salmon Creek Arts resmi menjadi lembaga nirlaba 501(c)(3) dengan misi memperluas akses terhadap seni, lingkungan, dan komunitas .

Menghidupkan Kembali Komune dengan Seni

Salmon Creek Arts menyajikan pengalaman artistik yang berbeda: bukan ruang studio, melainkan sekolah berbasis lahan—“Schools of Salmon Creek”—di mana alam, komunitas, dan kebersamaan menjadi ruang kelas . Program ini berlangsung dalam musim-musim terbatas: Summer session dari 2 Juni hingga 18 Juli 2025, dan Fall session dari 1 September hingga 17 Oktober 2025 .

Di sini, peserta—disebut “students” atau “artists*” (dengan tanda asterisk yang menunjukkan inklusivitas terhadap berbagai disiplin seperti gerak, kerajinan, kata, suara, hingga pangan)—menjadi agen aktif. Mereka datang dengan niat dan keahlian untuk ditawarkan pada komunitas: membangun shelter, bercocok tanam, memasak, menenun, mencetak, menampilkan, hingga merawat—semua bermain dalam skema kolaboratif dan imbuhan layanan kepada komunitas selama minimal 6 jam per minggu .

Hidup dengan Ritme Alam

Kehidupan sehari-hari di Salmon Creek Farm adalah pengalaman menyatu dengan alam: makan hasil tangan sendiri, memperlakukan sampah sebagai sumber daya (zero‑waste & humanure), memanfaatkan mata air dan kayu secara lestari, bahkan membakar api kayu yang dipanen secara berkelanjutan untuk kehangatan https://salmoncreekfarms.org/. Kabin-kabin sederhana, dapur outdoor, dance deck, kebun, dan lembah riparian menjadi ruang hidup & karya—bukan studio konvensional.

Cerita Komunitas yang Menginspirasi

  • Perjalanan menuju inklusivitas
    Program pertama yang diluncurkan pada 2024 termasuk BIPOC artist retreat yang diselenggarakan oleh kurator Erin Cristovale dan seniman EJ Hill, melibatkan lebih dari 500 pelamar. Ini menunjukkan tekad Salmon Creek Arts untuk membuka ruang bagi keberagaman suara dan latar belakang.
  • Kehadiran musisi & seniman tamu
    Musim Summer 2025 menghadirkan sejumlah penulis, seniman, dan koki kolaboratif—mulai dari Kim Yasuda, Gerardo Gonzalez, Anna Sew Hoy hingga Rayyane Tabet—menciptakan interaksi kreatif lintas disiplin ﹙Special guest cooks and artists…﹚.
  • Komunitas sebagai ruang pendidikan kolektif
    Peserta tidak hanya datang untuk menerima, tetapi ikut membangun kurikulum—memberi ceramah, membagi keterampilan, memimpin gerakan pagi di dance deck, hingga menyiapkan makanan bersama. Dengan pendekatan ini, pembelajaran terjadi melalui praktik langsung dalam kebersamaan.
  • Media & publikasi komunitas
    Usai musim program, komunitas ini sering mengadakan pameran kecil di San Francisco—dengan katalog atau zine sebagai dokumentasi perjalanan kreatif bersama .

Mengapa Salmon Creek Arts Inspiratif?

  1. Reimplantasi sejarah komune menjadi institusi seni kontemporer dengan akar sosial.
  2. Mengintegrasikan seni, ekologi, dan komunitas secara alami dan kreatif.
  3. Mempraktikkan keberlanjutan, inklusi, dan pembelajaran kolektif, bukan hierarki akademis.
  4. Membangun jaringan seniman lintas disiplin dari berbagai latar belakang dalam suasana alam yang menenangkan.

Salmon Creek Arts merupakan kisah inspiratif tentang bagaimana lahan bekas komune dapat dibangkitkan menjadi pusat kreativitas, refleksi, dan komunitas. Di dalam hutan redwood, para seniman diberi ruang untuk lambat, menyatu dengan bumi, berbagi dengan sesama, dan tumbuh bersama. Ini adalah contoh nyata bahwa seni sejati tidak butuh dinding; cukup ruang, niat, dan komunitas yang penuh kepedulian.

مطلب قبلی
مطلب بعدی

ارسال دیدگاه Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Copyright © 2026 Qoxag. All Right Reserved.